Sabtu, 10 Maret 2012

Bangkalan Invasion


Hari ini tanggal 10 Maret 2012, hujan gerimis belum reda sejak semalam. Ada satu agenda penting yang tidak boleh dilupakan, yaitu pertandingan antara Gresik United vs PSBI Blitar @Stadion Gelora Bangkalan. Sudah sejak tadi malam kami melakukan persiapan untuk melakukan invasi ke Bangakalan, bahkan karena hujan yang tidak kunjung reda kamipun memutuskan untuk tidur di basecamp hingga akhirnya memutuskan pulang pada pukul 4 pagi. Seperti biasanya kami selalu telat dalam berkumpul padahal sesuai rencana kita harus sudah berkumpul pada pukul 10 pagi. Tetapi dasar suporter telatan kita baru mulai kumpul sekitar pukul 11 siang. Satu per satu mulai merapat ke basecamp mulai dari : Iksan(Solo),Singgih(Glembo),Sigit(Ambon),Yahya(keriting),Elphin(Watank),Juned(Imam Kuncir),Zuhdi(Mzed). 



Jam warung menunjukkan pukul  1 siang kamipun mulai meluncur mengendarai Toyota Innova milik Watank. Kami tidak berangkat dengan tangan kosong, tetapi membwa amunisi berupa 2 giant flag dan 2 buah Drum. BTW mobil kami telah melewati jembatan terhebat di Indonesia(Suramadu Bridge) berarti telah memasuki wilayah Bangkalan. Dengan sendirinya kami mulai bernyanyi dengan di iringi dentuman drum, seketika mobil kami serasa bergoyang dan menjadi pusat perhatian dari warga Bangkalan. Tak terasa setelah satu jam lebih perjalan mobil kita telah sampai di area parkir Stadion Gelora Bangkalan. Tidak perlu menuggu lama kamipun berhamburan keluar untuk kepentingan masing-masing, mulai dari sholat, pipis, dan makan. Sekitar pukul 3 sore kamipun mulai masuk ke dalam stadion bersama ratusan ultras lainnya.




Di dalam stadion kami secepatnya memasang drum dan giant flag, karena pertandingan sudah berlangsung ketika kami masuk ke dalam stadion. Seperti biasanya bendera kami berkibar gagah dengan slogan barunya.    
Sontak saja giant flag kami menjadi pusat perhatian dari warga Bangkalan yang kebetulan ingin melihat pertandingan hari ini. Pertandingan berjalan seru dengan permainan terbuka dari kedua tim. Bahkan gresik United sempat unggul terlebih dulu sebelum disamakan oleh PSBI dan akhirnya menutup babak pertama dengan ketertinggalan 1-2 akibat gol pinalty hadiah dari wasit. Di babak kedua pun kami tiada lelah bernyanyi meskipun skor tidak pernah menggembirkan(2-2, 2-3, 3-3, 3-4). Hingga pertandingan usai skor tidak berubah dan berakhir 3-4 untuk keunggulan PSBI. Meskipun kalah kami sebenarnya tidak terlalu kecewa namun ada sesuatu yang mengganjal hati kami yaitu pemain Gresik United yang tidak Respect kepada supporter yang telah mendukung mereka...Huft semakin lengkaplah derita ini dengan sifat pemain yang terasa aneh tersebut.




Setelah pertandingan usai kami pun keluar stadion dengan tertib dan tidak melekukan tindakan-tindakan yang anarkis. Ultras adalah supporter dewasa yang tidak pernah merugikan pedagang dan warga sekitar stadion di kota manapun. AKU BANGGA JADI ULTRAS !!!



ALWAYS SUPPORT !!! 
COZ THEY CALL ME ULTRAS





Tidak ada komentar:

Posting Komentar